Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

IGI ORGANISASI YANG DIHARAPKAN

MENDIKBUD Memuji IGI Sebagai Organisasi Profesi Guru Yang Banyak Diharapkan

IGI KKU

IGI Kabupaten Kayong Utara Akhirnya Terbentuk.

GURU SMAN 3 SUKADANA

Segenap Dewan Guru beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana

Sabtu, 26 Mei 2018

Beberapa Contoh Sejarah Perkembangan Matematika


Contoh 1: Pembelajaran yang Realistik/Konstruktivis
Pemahaman pembagian sebagai distribusi sesungguhnya tidak membutuhkan ”ceramah” dari guru, karena siswa memiliki potensi untuk ”menemukan” konsep tersebut. Lalu daripada langsung menyuguhkan lambang formal semacam 36 : 3, guru dapat menggunakan soal yang kontekstual, seperti di bawah ini.
Tiga anak akan membagi 36 permen sama rata. Berapa permen yang akan diperoleh oleh tiap-tiap anak?

Siswa-siswi mungkin akan menemukan salah satu dari model atau prosedur penyelesaian berikut ini:
a) Membagi dengan dasar geometris, yaitu dengan membagi susunan permen menjadi tiga daerah bagian yang sama.
b) Mendistribusi satu demi satu. Mungkin dengan menyilang permen yang telah didistribusi ke salah satu anak.
c) Mengelompokkan tiga-tiga. Mungkin dengan pertimbangan setiap kali permen didistribusi, akan terdistribusi ke tiga orang anak.

Model atau strategi penyelesaian tersebut di atas secara implisit memuat ide tentang pengurangan berulang (repeated subraction) maupun bagi adil (fair sharing), bahkan ide tentang kebalikan perkalian (invers of multiplication). Tugas guru adalah memfasilitasi siswa-siswi sampai pada ide-ide tersebut sebelum benar-benar menyatakannya sebagai kalimat matematika formal (penggunaan simbol dan konsep/prinsip matematika).

Contoh 2: Sejarah Bilangan Negatif dan Bilangan Positif di Cina Kuno
Di Cina, penggunaan bilangan positif ditandai dengan batang (atau gambar batang) merah, sedangkan bilangan negatif ditandai dengan batang hitam. Mungkin ini telah dikenal ribuan tahun yang lalu, dan kita dapat melihatnya pada Jianzhong Suanshu (antara tahun 206 SM – 220 M). Apa yang digunakan oleh orang Cina Kuno tersebut dapat digunakan dalam pembelajaran untuk menunjukkan bilangan bulat (bulat positif, nol, dan bulat negatif). Illustrasi dari Cina kuno dapat digunakan untuk menunjukkan sifat negatif sebagai hutang dan positif sebagai piutang (atau mempunyai).

Contoh 3: Batang Napier dalam Pembelajaran aturan perkalian
John Napiler (1550 – 1617) dalam bukunya Rabdologiae yang diterbitkan tahun 1617 menyuguhkan sebuah alat melakukan perkalian yang disebut Batang Napiler dan menjadi terkenal pada zamannya. Alat tersebut menggunakan prinsip perkalian desimal yang telah dikenal di Arab melalui apa yang disebut lattice diagram.
Sebuah batang Napiler terdiri atas 10 kotak, dengan kotak teratas menunjukkan sebuah bilangan dasar (digit) dan kotak selanjutnya berturut-turut merupakan hasil perkalian bilangan dasar tersebut dengan bilangan 1 hingga 9 dengan bagian satuan diletakkan di posisi tengah diagonal dan bagian puluhan diletakkan di bagian atas diagonal.

Sebagai contoh: bilangan 1615 dikalikan dengan bilangan 365. Cara menyelesaikannya adalah (a) susun Batang Napiler 1, 6, 1, dan 5; (b) perhatikan bahwa hasil 3 x 1615 ditunjukkan oleh bilangan dalam tiap daerah diagonal yaitu 4 (dari 3 + 1), 8 (dari 8 + 0), 4 (dari 3 + 1) dan 5 (dari 5 saja), sehingga hasilnya 4845. (c) Demikian seterusnya untuk perkalian 5 (1615) dan 6 (1615). (d) Jumlahkan ketiga hasil sesuai urutan posisi bilangan pengali.

PENGERTIAN MATEMATIKA


Apa sebenarnya matematika itu? Pada saat berbicara tentang matematika, yang terbayang dalam pikiran kita selalu tentang “bilangan”, “angka”, “simbol-simbol”, atau “perhitungan”. Pakar yang sangat tertarik dengan perilaku bilangan, melihat matematika dari sudut bilangan. Pakar lain lebih mencurahkan perhatian kepada struktur-struktur, dengan melihat matematika dari sudut pandang struktur-strukturnya. Pakar lain lebih tertarik pada pola pikir atau sistematika, maka ia melihat matematika dari sudut pandang sistematikanya.
Adakah definisi tunggal matematika yang disepakati bersama? Berdasarkan uraian di atas, beberapa definisi atau ungkapan pengertian matematika hanya dikemukakan terutama berfokus pada sudut pandang pembuat definsi tersebut. Hal demikian dikemukakan dengan maksud agar pembaca dapat menangkap dengan mudah keseluruhan pandangan para ahli matematika. Dengan kata lain tidak terdapat satu definisi yang tunggal dan disepakati oleh semua tokoh atau pakar matematika.
Di bawah ini disajikan beberapa definisi atau pengertian tentang matematika.
  • Matematika adalah cabang ilmu pengetahuan yang eksak dan terorganisasi secara sistematik.
  • Matematika adalah pengetahuan tentang bilangan dan kalkulasinya.
  • Matematika adalah pengetahuan tentang penalaran logis dan berhubungan dengan bilangan.
  • Matematika adalah pengetahuan tentang fakta-fakta kuantitatif dan masalah tentang ruang dan bentuk.
  • Matematika adalah pengetahuan tentang struktur-struktur yang logis.
  • Matematika adalah pengetahuan tentang aturan-aturan yang ketat.
Dengan begitu banyak cabang matematika dan begitu luas lapangan garapnya, bagaimana kita dapat menggambarkan matematika secara sederhana? Jadi, bila kita harus menjawab pertanyaan matematika itu apa, maka kita hanya bisa mendeskripsikan beberapa sifatnya. Dengan cara begini pula para ahli telah mendeskripsikan matematika. Sebagian definisi begitu sederhana dan sebagian yang lain cukup kompleks, tetapi tidak ada deskripsi yang menjadi suatu definisi formal matematika. Apa saja sifat-sifat yang sering digunakan para ahli untuk mendeskripsikan matematika? Pada topik berikutnya kita akan membahas sifat atau karakteristik tersebut beserta implikasinya pada pembelajaran matematika.

TAHAPAN DALAM MATEMATIKA



Disiplin utama dalam matematika didasarkan pada kebutuhan perhitungan dalam perdagangan, pengukuran tanah, dan pemprediksian peristiwa dalam astronomi. Ketiga kebutuhan ini secara umum berkaitan dengan ketiga pembagian umum bidang matematika: struktur, ruang, dan perubahan.
a) Pelajaran tentang struktur dimulai dengan bilangan. Pertama dan yang sangat umum adalah bilangan natural dan bilangan bulat berikut operasi arimetikanya, yang dijabarkan dalam aljabar dasar. Sifat bilangan bulat yang lebih mendalam dipelajari dalam teori bilangan.
b) Ilmu tentang ruang berawal dari geometri, yaitu geometri Euclid dan trigonometri dari ruang tiga dimensi (yang juga dapat diterapkan ke dimensi lainnya), kemudian belakangan juga digeneralisasi ke geometri Noneuclid yang memainkan peran sentral dalam teori relativitas umum. Bidang ilmu modern tentang geometri diferensial dan geometri aljabar menggeneralisasikan geometri ke beberapa arah: geometri diferensial menekankan pada konsep fungsi, buntelan, derivatif, smoothness, dan arah. Sementara itu, dalam geometri aljabar, objek-objek geometris digambarkan dalam bentuk sekumpulan persamaan polinomial.
c) Mengerti dan mendeskripsikan perubahan pada kuantitas yang dapat dihitung adalah suatu yang biasa dalam ilmu pengetahuan alam, dan kalkulus dibangun sebagai alat untuk tujauan tersebut. Konsep utama yang digunakan untuk menjelaskan perubahan variabel adalah fungsi. Banyak permasalahan yang berujung secara alamiah kepada hubungan antara kuantitas dan laju perubahannya, dan metoda untuk memecahkan masalah ini adalah topik dari persamaan differensial.
d) Untuk merepresentasikan kuantitas yang terus menerus digunakanlah bilangan riil. Di sisi lain, studi mendetail dari sifat-sifatnya dan sifat fungsi nilai riil dikenal sebagai analisis riil. Agar dapat menjelaskan dan menyelidiki dasar matematika, bidang teori pasti, logika matematika, dan teori model dikembangkan. Bidang-bidang penting dalam matematika terapan ialah statistik, yang menggunakan teori probabilitas sebagai alat dan memberikan deskripsi itu, analisis dan perkiraan fenomena dan digunakan dalam seluruh ilmu. Analisis bilangan menyelidiki teori yang secara tepat guna memecahkan bermacam masalah matematika secara bilangan pada komputer dan mengambil kekeliruan menyeluruh ke dalam laporan

SEJARAH MATEMATIKA

Kata “matematika” berasal dari kata μάθημα (máthema) dalam bahasa Yunani yang diartikan sebagai “sains, ilmu pengetahuan, atau belajar” juga μαθηματικός (mathematikós) yang diartikan sebagai “suka belajar ilmu matematika telah banyak dikenal orang pada masa pra sejarah. Banyak ditemukan berbagai tulisan matematika di berbagai wilayah yang merupakan sisa peninggalan zaman prasejarah, di antaranya :
a) matematika Babilonia tahun 1900 SM, ditemukan oleh Plimpton;
b) matematika Moskow di Mesir tahun 1850 SM;
c) matematika Rhind di Mesir tahun 1650 SM;
d) sulbha sutra / matematika India tahun 800 SM.
Matematika tumbuh dan berkembang karena proses berpikir. Oleh karena itu logika merupakan dasar untuk terbentuknya matematika. Logika adalah bayi matematika, sebaliknya matematika adalah masa dewasa logika. Pada awal perkembangan matematika di Indonesia setelah penjajahan Belanda dan Jepang, digunakan istilah ”Ilmu Pasti” untuk matematika. Dalam penyelenggaraan di sekolah digunakan berbagai istilah cabang matematika seperti (1) Ilmu Ukur, (2) Aljabar, (3) Trigonometri, (4) Goniometri, (5) Stereometri, (6) Ilmu Ukur Lukis, dan lain sebagainya.
Sejarah matematika termasuk bagian dari matematika. Sejarah matematika tidak saja ada karena keberadaannya merupakan suatu keniscayaan, tetapi ia juga penting karena dapat memberi pengaruh kepada perkembangan matematika dan pembelajaran matematika. Matematika yang ”diciptakan” oleh manusia terdahulu, memberi ilham bagi paradigma pembelajaran yang bersifat konstruktivistik sebagai bentuk implikasi sejarah matematika dalam pembelajaran. Siswa-siswi diperbolehkan menggunakan usahanya sendiri dalam menyelesaikan masalah matematika. Bahkan, siswa dan siswi diberi kebebasan dalam menggunakan bahasa dan lambangnya sendiri. Paradigma semacam ini menjadi suatu kecenderungan dalam pembelajaran matematika realistik atau konstruktivis. Perkembangan matematka dalam diri individu (ontogeny) mungkin saja mengikuti cara yang sama dengan perkembangan matematika itu sendiri (phylogeny).
Sejarah matematika meliputi beberapa dimensi berbeda, yaitu
(1) sebagai materi pembelajaran kuliah,
(2) sebagai konteks materi pembelajaran,
(3) sebagai sumber strategi pembelajaran.

Di samping itu, dalam penggunaannya sejarah matematika mempunyai beberapa manfaat, di antaranya:
a) Understanding, yaitu bahwa dengan mengikuti jalan perkembangan suatu konsep matematika bahwa siswa-siswi akan lebih memahami konsep tersebut;
b) Enthusiasm, yaitu penggunaan sejarah matematika dapat meningkatkan motivasi, kesenangan dan kepercayaan diri dalam belajar matematika;
c) Skill, yaitu dengan menelaah suatu tema dalam sejarah matematika, siswa-siswi diajak untuk belajar keterampilan meneliti, selain keterampilan matematika.

Jumat, 25 Mei 2018

Barisan unik

Tentukan bilangan berikutnya dari barisan bilangan berikut ini

: 1, 11, 21, 1211, 111221, ..., ..., ..., ..., ...

Tinggalkan komentar dan beri alasan jawaban Anda

Jawaban tidak diperkenankan untuk diedit dan dihapus ...
jawaban pertama yg akan diambil, dan 1 akun cuma 1 kali jawab...
AYO BURUAN, coba..

Selasa, 22 Mei 2018

Tutorial ZipGrade 8 (Pemanfaatan Data Hasil Pemindaian dan Analisisnya)


Hasil pemindaian dapat dilihat di Smartphone Android pada tab Review Paper. Di sini dapat dilihat nilai semua siswa yang telah dipindai.

 Lebih lanjut data lengkap hasil pemindaian berupa file data CSV yang dapat diunduh melalui dengan 2 cara yaitu: Melalui Smartphone dan Melalui website zipgrade.com

A. Cara unduh data csv hasil pemindaian melalui smartphone dengan cara:

  1. klik 3 titik pojok kanan atas,
  2. pilih export data CSV
  3. kirim melaui email anda menuju ke email anda sendiri
  4. kemudian buka email anda di computer dan unduh file “MTK10-PH2Export.csv”
  5. atau kirim via google drive Anda, kemudian unduh file “MTK-PH2Export.csv" 
B. Cara unduh file output zipgrade dari website:

  1. Buka web zipgrade.com dan login
  2. Buka quizzes, klik nama kuis yang datanya akan diunduh
  3. Kemudian pilih export as csv, pilih full format (with student respon) dan data langsung terunduh (lihat file “quiz-MTK10-PH2-full.csv” masuk di folder download)
  4. Buka file “quiz-MTK10-PH2-full.csv" dgn excel
  5. Pilih kolom A pada excel kemudian pilih tab Data dan pilih text to column
  6. pilih Delimited, next
  7. pilih comma, next
  8. finish

Tutorial ZipGrade 7 (Memindai/scan LJ)

Pemindaian LJ dimulai dengan
  1. membuka main menu,
  2. quizzes,
  3. nama kuis yang telah disiapkan (misal: MTK10-PH2) seperti dilakukan pada tutorial sebelumnya.
  4. pilih scan paper, kemudian kamera android Anda akan aktif,
  5. lakukan pemindaian 

Pemindaian dilakukan dengan menempatkan android sejajar tepat di atas LJ sehingga 4 ujung screen kamera tepat berada pada 4 kotak hitam di tiap pojok LJ dan secara otomatis kamera akan memotret LJ jika posisi sudah tepat. Data hasil pemindaian langsung terekam dan otomatis tersimpan.


Begitu seterusnya Anda lakukan pemindaian LJ siswa yang lainnya sampai selesai. Untuk melihat hasil pemindaian seluruhnya lihat di menu kuis Anda dan pilih review paper.





Tutorial ZipGrade 6 (Membuat Kuis dan Pemindaian LJ)


Istilah kuis yang dimaksudkan dalam aplikasi ini adalah setiap bentuk tes atau penilaian jenis pilihan ganda (multiple choices) yang dilakukan terhadap testi baik berupa penilaian formatif maupun penilaian sumatif seperti penilaian harian, penilaian tengah semester, penilaian akhir semester, penilaian akhir tahun, ujian sekolah, try out UN, atau berupa ujian masuk sekolah, tes seleksi peserta didik prestasi atau tes yang lain. 

Adapun langkah-langkah dalam membuat kuis adalah :
  1. Mulai dari menu utama,
  2. pilih quizzes,
  3. pilih new quiz,
  4. tulis nama kuis dengan nama jenis penilaian yang Anda lakukan. Misalnya Anda guru MTK kelas 10 akan membuat kuis penilaian harian ke 2 maka beri nama kuis “MTK10-PH2”
  5. kemudian pilih select sheet,
  6. kemudian pilih 20 Question Form (1) jika soalnya 20 atau kurang,
    50 question form (2) jika soalnya 50 atau kurang dan memerlukan ID.
  7. kemudian isikan tanggal kuis,
  8. centang kelas kuis Anda,
  9. kemudian OK.
Kemudian Anda dapat langsung menyiapkan kunci jawaban dari kuis, dengan pilih edit key.

Kemudian Anda dapat langsung pilih kunci jawaban kuis Anda, atau dapat juga dengan melakukan scan kunci jawaban dari LJ yang sudah dihitamkan sesuai kunci jawaban.
Setelah itu siap untuk melakukan pemindaian LJPD hasil penilaian.

Tutorial ZipGrade 5 (Mengedit LJK)

Secara default ada 3 macam answer sheet (LJ) yang disiapkan oleh zipgrade, yaitu format untuk 20 soal, 50 soal dan 100 soal. LJ ideal untuk penilaian pembelajaran menurut penulis adalah format 50 soal. Format ini dapat mengenali data siswa melalui id siswa 5 digit seperti yang telah dibahas dalam cara menambahkan siswa. Format ini dapat digunakan untuk soal pilihan ganda kurang dari 50 soal (sesuai kebutuhan). 

Zipgrade juga memberikan fasilitas penggunanya untuk membuat LJ sesuai keinginan yang bisa didesain di website zipgrade.com 
Adapun langkah-langkah dalam memodifikasi LJ baru adalah :
  1. Buka website www.zipgrade.com
  2. login
  3. Pilih tab Answer Sheets
  4. Pilih menu Custon Answer Sheet Wizard
  5. Pilih New Answer Sheet
  6. Masukkan nama di "Custom Answer Sheet Name", (misal PG40) kemudian next
  7. Pilih bagian-bagian yang akan dimasukkan di LJ pada "Header Boxes" dan ubah labelnya serta ukuran lebarnya (width), NEXT
  8. Jika ingin menambah ID siswa, maka pada bagian "Key Version dan Student ID" centanglah Include Student ID Section dan pilih jumlah digitnya serta ubah labelnya, jika tidak ingin digunakan maka hilangkan centangnya. kemudian hilangkan centang pada Include Key Version Section dan NEXT
  9. Pilih jenis soal yang akan dibuat pada "Define Questions" dan tentukan jumlahnya. Misal Add Multiple-choice questions, dan ikuti seperti dibawah ini
    :  Internal Label
    : 40
    : ABCDE
  10. Tunggu beberapa saat sampai LJ yang sudah kita buat terlihat previewnya dan jika sudah sesuai dengan keinginan maka PUBLISH 
Jika LJ yang sudah kita buat ingin dibagikan dan digunakan orang lain, maka klik saja SHARE FORM dan akan terbuka share URL kemudian copy link tersebut dan silahkan bagikan ke teman-teman yang memerlukan

Tutorial ZipGrade 4 (Import Data Siswa Melalui Website www.zipgrade.com)

Untuk memudahkan bertukar kirim data, zipgrade menyediakan website yang dapat diakses dengan cara login akun sesuai data yang digunakan di smartphone.  
Menu utama di web zipgrade sama dengan yang ada di android. Salah satu kemudahan yang dapat dilakukan di sini, adalah impor data siswa. Proses untuk impor data siswa adalah sebagai berikut: 



A. Siapkan file data siswa semua kelas yang akan diimpor dalam format file excel.
 Data yang dibutuhkan adalah :
  1. No identitas siswa dengan menggunakan 5 digit angka dengan teknik penomoran dengan kode untuk dapat membedakan siswa setiap kelasnya. Misalnya kelas 7A kode 701, kelas 7B kode 702, kelas 7C kode 703 kelas 7K kode 711 kemudian diikuti 2 digit nomor urutnya. Sehingga nomor id siswa kelas 7A dimulai 70101, 70102, 70103, dst…. disini saya akan menggunakan NIS.
  2. Nama pertama (First name) dan Nama kedua (Last name) yang secara default dipisahkan dalam dua kolom table. Namun dalam file data ini cukup tuliskan nama lengkap siswa di satu kolom last name saja, dan biarkan kosong pada kolom first name. 
  3. Kelas siswa. 
  4. Simpan file tersebut (save as) ke dalam format CSV 
  5. Klik OK ketika diminta konfirmasi.
B. Impor data melalui website zipgrade dimulai dengan :

  1. Buka web zipgrade,
  2. Login,
  3. Pilih tab “student”
  4. Kemudian “import student from csv”
  5. Klik “choose file”
  6. Kemudian cari dan pilih file data siswa csv dalam computer Anda,
  7. Kemudian klik “upload”. Jika di data siswa menggunakan table header, maka centang kotak “has a header row (skip first row), jika tidak maka hilangkan centang kotak "has a header row"
  8. Hasil upload data siswa sukses apabila data siswa terdistribusi dalam kolom-kolom yang berbeda

Langkah berikutnya adalah klik dropdown di mapping field untuk mendata field masing-masing komponen data. Terakhir klik finish import.

 Upload data siswa csv dinyatakan gagal jika layout data tidak terdistribusi (semua data terkumpul dalam satu kolom table). Ini terjadi karena file data siswa CSV yang dibuat dengan cara di atas (langkah A5) tidak dikenali system web zipgrade. Solusinya adalah membuat file data CSV dengan cara ke-2 seperti berikut ini:

  1. Siapkan data siswa dalam 4 kolom dengan mengulangi langkah A1, A2, dan A3.
  2. Kemudian di sell F2 isikan rumus =A2&”,”&B2&”,”&C2&”,”&D2&","&E2 dan enter. Tujuan penulisan ini agar pemisahan data di kolom diganti dengan pemisahan data menggunakan koma, sehingga hasilnya tertulis: a,b,c,d,e. Copy sell F2 dan paste ke semua baris di bawahnya.
  3. Blok semua kolom F dari atas, kemudian copy, kemudian “paste special value” di file excel baru. Kemudian save as file data siswa tersebut dengan save as type pilih CSV (comma delimited) kemudian pilih save, dan pilih OK pada dialog yang muncul berikutnya
  4. Setelah selesai langkah ini, lanjutkan import data siswa melalui web zipgrade dengan melakukan langkah B seperti yang dijelaskan di atas 
Jika berhasil maka penampakannya seperti berikut ini :

Tutorial ZipGrade 3 (Cara Membuat Kelas dan Daftar Siswa)


Ada dua cara memasukkan data siswa dan kelasnya di zipgrade,
(1) cara manual
(2) impor data siswa melalui website (cara ini akan dibahas secara khusus).

Disini yang akan kita bahas lebih lanjut adalah cara yang pertama yaitu cara manual. Untuk memasukkan siswa secara manual dimulai dari :

  1. menu utama, 
  2. pilih classes,
  3. pilih new class,
  4. kemudian ketik nama kelasnya, 
  5. ulangi sesuai kebutuhan kelas.


 Untuk menambahkan siswa, 
  1. pilih new student
  2. ketikkan fist name dan last name, 
  3. kemudian isikan zipgrade id dengan 5 digit, 
  4. kosongkan external id, 
  5. cek list kelas dan pilih OK. 
   
Pembuatan Zipgrade ID
Zipgrade ID dibutuhkan jika kita akan menggunakan LJ Form 2 (50 butir soal) dibutuhkan 5 digit untuk membuat zipgrade ID, atau Form 3 (100 butir soal) dibutuhkan 9 digit untuk membuat zipgrade ID.
Zipgrade ID adalah nomor unik yang dapat membedakan satu siswa dengan siswa yang lain. Penomoran dengan menggunakan kode yang juga dapat membedakan 1 kelas dengan kelas yang lain. Misal kelas 7A dengan kode awal 701 diikuti nomor urut dengan 2 digit. Contoh 70101, 70102, 70103 dst. Kelas 7B dengan nomor id 70201, 70202, 70203, dst…
Atau kita akan memberikan ZipGrade ID dengan NIS (Nomor Induk Siswa), misalnya 49 menjadi 00049, 125 menjadi 00125 dst...

Untuk menampilkan siswa sesuai dengan kelasnya pilih dropdown panah kemudian pilih By Class/Name. ada pilihan lain yaitu By Name, atau By ID.

Tutorial ZipGrade 2 (Memulai Aplikasi)

Jika proses instalasi sudah selesai maka ada ikon zipgrade di smartphone Anda. Klik ikon zipgrade, jika Anda pertama kali membuka zipgrade maka Anda diminta untuk registrasi. Masukkan alamat email Anda, dan password untuk masuk zipgrade dan ketik ulang password untuk konfirmasi (password ini hanya digunakan untuk masuk zipgrade).

Tutorial ZipGrade 1 (Cara Download Aplikasi)

Zipgrade merupakan salah satu aplikasi berbasis android yang diluncurkan oleh ZipGrade LLC PO Box 729 New Lenox, IL 60451. Aplikasi ini dapat berjalan di semua smartphone dengan platform android dan iOS. Aplikasi ini juga tersinkronisasi dengan website zipgrade.com sehingga pengguna dapat bertukar kirim data melalui smartphone atau melalui website. 

Terdapat dua versi aplikasi zipgrade ini, versi free dan versi berbayar. Fitur kedua versi aplikasi ini tidak berbeda, hanya ada keterbatasan jumlah answer sheet yang dapat dipindai setiap bulannya yaitu maksimal 100 lembar answer sheet pada versi free sedangkan untuk versi berbayar tidak ada batasan jumlah answer sheet yang dipindai. Anda cukup membayar Rp. 84.104 untuk mendapatkan versi yang berbayar selama satu tahun yang dapat digunakan sendiri secara pribadi, atau dapat digunakan bersama seluruh guru dalam 1 sekolah.

CARA DOWNLOAD APLIKASI Untuk download aplikasi zipgrade cukup aktifkan akses data internet Anda, buka google play store atau di App store, cari aplikasi zipgrade, unduh dan install. Tunggu sampai installasi selesai.

Minggu, 06 Mei 2018

Cara Menggunakan Plickers


Apa itu Plickers?

Jadi, apa itu Plickers yang menjadi bahan pencarian di dunia pendidikan belakangan ini?
Di sekolah (dan lembaga pendidikan lainnya), cara untuk mengetahui dan mengukur nilai dari seorang siswa adalah dengan tes (atau ulangan, atau ujian, you name it). Secara umum, tes terdiri dari 2 jenis, yaitu multiple choice dan essay. Pada multiple choice para murid diberikan kesempatan untuk memilih jawaban yang dianggap benar, biasanya satu dari beberapa pilihan yang tersedia, sedangkan pada essay kita dituntut untuk bekerja ekstra karena harus menyusun kata-kata untuk menyampaikan gagasan dan jawaban atas pertanyaan yang diberikan.
Dari sisi penilaian, multiple choice lebih mudah untuk diolah karena jawaban dari para murid terlihat jelas, apakah itu A, atau B, C, atau D. Jika jawaban yang benar adalah B, maka murid yang menjawab A, C, dan D sudah pasti dianggap salah. Berbeda dengan essay, jawaban dari masing-masing individu biasanya bervariasi dan darinya kita bisa mencoba memahami pola pikir mereka, bagaimana mereka bisa berpikir hingga sampai menjawab seperti itu, dan juga terkadang kita bisa menilai kreativitas dari seorang murid dari jawabannya. Penilaian jawaban dari tes essay pun tidak semudah multiple choice. Terkadang ada area abu-abu, yang tidak bisa dianggap benar, atau pun tidak bisa dianggap salah. Oleh karena alasan itu, multiple choice lebih banyak dipilih untuk tes.

Saya masih ingat, di saat bangku kuliah, seorang dosen mencoba untuk berkreasi dengan tes multiple choice ini. Para murid dihadapkan ke komputer, diminta untuk memilih jawaban dari setiap soal yang muncul dengan cara meng-klik huruf A, B, C, atau D, lalu setelahnya bisa melanjutkan ke soal berikutnya. Setelah menyelesaikan soal terakhir, nilai kita bisa langsung muncul. Pada era dimana Facebook masih belum sepopuler Friendster, tes yang diberikan dosen tersebut terasa keren! (Sorry, kids zaman now pasti merasa bingung, apa sih kerennya hal begituan )

Jadi, apa hubungan cerita di atas dengan Plickers? Plickers adalah aplikasi yang bisa digunakan oleh para pengajar untuk menerapkan tes model multiple choice dengan cara yang tidak kalah serunya dengan cara yang digunakan oleh dosen saya tadi, tetapi tidak perlu dengan menyediakan komputer untuk masing-masing murid. Tidak semua sekolah dilengkapi dengan satu komputer untuk satu murid. Dan tidak semua guru bisa membuat program (yang meskipun terlihat sederhana, tetapi di belakangnya perlu keahlian programming dan networking) hanya agar bisa menjalankan sebuah tes.
Alih-alih komputer yang ribet, mahal, dan tidak bisa apa-apa kalau mati listrik, guru yang sudah memiliki akun Plickers cukup memberikan selembar kertas karton yang kita namakan Plickers Card kepada setiap muridnya, lalu membacakan (atau bisa juga menuliskan di papan tulis, atau cara-cara lainnya) pertanyaannya dan meminta para murid mengangkat Plickers Card tersebut sesuai dengan jawaban yang dipilihnya dan mengarahkannya ke guru. Plickers Card memiliki empat sisi dan masing-masing sisinya memiliki label A, B, C, dan D. Pada gambar di bawah ini adalah posisi kalau jawaban yang dipilih adalah B.
Kartu Plickers 
Plickers Card ini juga unik untuk masing-masing murid. Tidak ada murid dengan gambar yang sama. Guru bisa menggunakan smart phone atau tablet yang sudah di-instal aplikasi Plickers (tersedia baik untuk Android maupun IoS) untuk meng-scan Plickers Card para murid. Hasil dari jawaban murid-murid tersebut langsung terekam oleh aplikasi di piranti guru tersebut dan pada akhir tes bisa terlihat nilai dari masing-masing murid.

Bagaimana cara menggunakannya?

Nah, setelah mendengarkan penjelasan tentang apa itu Plickers, tentu kamu sudah tidak sabar untuk mencobanya, bukan? Berikut step by step nya:
  1. Bukalah situs Plickers disini.
  2. Di bagian kanan atas, ada pilihan Sign In jika sudah punya akun, atau Sign Up untuk mendaftar baru.
  3. Untuk pendaftaran baru, tidak rumit koq, cukup masukkan Nama Depan (First Name), Nama Belakang (Last Name), alamat e-mail dan password yang diinginkan untuk akun ini. Setelah itu, klik tombol Sign Up
  4. Setelah selesai mendaftar, akan ada e-mail yang dikirimkan ke alamat yang tadi kamu masukkan. Pastikan untuk meng-klik link konfirmasinya. TampilanPlickers
  5. Kamu bisa tambahkan kelas baru dengan klik Add new class. Di dalamnya kamu bisa menamai kelas tersebut, tingkatan kelas, serta jenis mata pelajaran terkait. Bahkan kamu bisa memberi warna untuk membedakannya dengan kelas lainnya.
  6. Setelah itu, kamu bisa menambahkan nama muridmu satu per satu di kotak Enter Student Name (ex: Tim Howard) atau bisa sekaligus dengan memilih Add Roster lalu memasukkan nama-nama murid dengan dipisahkan Enter untuk setiap muridnya.
  7. Setelah selesai, kamu bisa mencetak daftar nama murid ini agar nantinya tidak perlu mengingat siapa nomor urut 1, siapa nomor urut 2, dst. dengan cara klik Print Roster.
  8. Lalu, pilih bagian Cards di sebelah kanan atas. Disana kamu bisa memilih kelompok Plickers Card yang sesuai digunakan untuk kelasmu. Pilihannya adalah sebagai berikut:
    1. Standard – 40 kartu (satu lembar kertas nantinya akan dicetak untuk dua kartu) – Ini adalah pilihan yang umum digunakan, karena jumlah murid biasanya tidak lebih dari 40 orang per kelas.
    2. Expanded – Jika muridmu melebihi dari 40 orang, kamu bisa pilih yang ini. Sama seperti Standard, satu lembar kertas nantinya akan dicetak untuk dua kartu.
    3. Large Font – sama seperti Standard, hanya saja tulisannya lebih besar. Biasanya digunakan untuk murid usia dini atau orang-orang yang kesusahan membaca tulisan A, B, C, D-nya.
    4. Large Cards – sama seperti Standard, hanya saja satu lembar kertas akan dicetak untuk satu kartu saja. Pilihan ini bisa digunakan apabila ruangan kelasnya besar (misalnya di auditorium). Tetapi perlu diperhatikan posisi dari murid-murid agar Plickers Card tidak saling menghalangi satu sama lain karena ukurannya lebih besar dari Standard.
    5. Large Cards Expanded – sama seperti Large Cards – dengan jumlah kartu sebanyak 63 lembar.
  9. Plickers Card yang sudah dicetak bisa dibagikan ke masing-masing murid, dan jangan lupa menjelaskan bagaimana cara penggunaannya.
  10. Untuk menyusun pertanyaan, pilih bagian Library di kiri atas. Klik New Question. Masukkan pertanyaannya, lalu pilihan jawabannya.
  11. Disini selain Multiple Choice, kamu juga bisa memilih True or False. A untuk jawaban True dan B untuk jawaban False.
  12. Untuk Multiple Choice, jangan lupa menentukan mana jawaban yang benar dengan memberikan centang/tick pada sebelah kanan dari masing-masing pilihan. Jawaban benar bisa lebih dari satu.
  13. Setelah selesai dengan satu soal, save, dan lanjutkan ke soal berikutnya.
  14. Tambahkan soal-soal tersebut ke dalam kelas yang sudah dibuat dengan cara mengklik gambar seperti kalender di pojok kiri bawah dari masing-masing soal dan pilih Add to queue dan pilih kelas yang diinginkan. Setting Soal ke Kelas
  15. Install Plickers di smart phone mu via Play Store atau App Store. Login dengan akun yang tadi kamu buat.
  16. Untuk memulai tes, kamu bisa pilih soal yang diinginkan, bacakan ke para murid, minta mereka mengangkat Plickers Card mereka dengan jawaban yang dianggap benar berada pada posisi atas. Lalu pilh tombol kamera untuk melakukan scan pada jawaban-jawaban yang sudah diangkat. Setiap jawaban yang terekam akan ditambahkan datanya ke dalam akun tersebut.
  17. Ada cara yang lebih keren daripada harus membacakan soal dan pilihan jawabannya, yaitu, hubungkan laptop mu dengan proyektor, lalu pilih Live View yang ada di bagian tengah atas. Setiap kali kamu memilih pertanyaan dari smart phone mu, maka pertanyaan tersebut akan ditampilkan di layar monitor dan juga proyektor.
  18. Di bagian kanan pertanyaan, terdapat pilihan penampilan data. Kamu bisa memilih tampilan Students dimana nama para murid akan ditampilkan dan bisa melihat murid mana yang sudah ter-scan jawabannya dan mana yang belum. Tombol Reveal Answer akan menunjukkan jawaban dari masing-masing murid.
  19. Jika kamu memilih tampilan Graph, maka akan ditampilkan berapa banyak jawaban dari masing-masing pilihan. Tentu saja pilihan terbanyak belum berarti itulah yang benar. Tombol Reveal Answer akan menunjukkan jawaban mana yang benar. Pilihan dengan warna Hijau adalah jawaban yang benar, dan warna Merah menunjukkan jawaban yang salah.
Demikianlah step by step cara menggunakan Plickers. Selamat mencoba, dan jangan lupa bagikan pengalamanmu di komentar di bawah ini. Bagi yang komentarnya menarik, akan saya tambahkan ke dalam blog ini.
Bagi yang ingin membagikan tulisan di blog ini, jangan lupa mencantumkan alamat aslinya. Hargailah hasil keringat dan karya orang lain!